Mulai Bosan #DiRumahAja? Coba 5 Tips Ini deh!

Bismillah

Wah, enggak terasa udah 2 bulan lamanya kita #dirumahaja, ya. Bagaimana rasanya? Sudah terasa bosankah? Atau justru menikmatinya?

Bagi seorang introvert seperti saya, berada di dalam rumah, tidak akan menjadi masalah. Sesekali jalan-jalan, it’s okay lah.

Namun, bagi mereka yang memiliki kepribadian ekstrovert, tentu akan lain ceritanya. Perasaan gundah gulana pun akan melanda jiwa.

Baca juga: 4 Tips agar Work From Home TetapProduktif Selama Ramadan

Tak ayal, para ekstrovert akan melakukan berbagai cara agar tetap ‘waras’ selama pandemi menggilas produktivitas.

Saat kebosanan memuncak

Pernahkah kita berpikir mengapa kita tidak merasa bosan makan nasi setiap hari? Ya, karena kita menyajikannya dengan lauk-pauk dan sayur-mayur secara bergantian.

Bayangkan jika kita makan nasi dengan sayur dan lauk yang itu-itu saja setiap hari. Alhasil, rasa bosan tak dapat dihindari.

Demikian pula saat pandemi Corona melanda hingga detik ini. Hampir 1 caturwulan kita ‘dipaksa’ berdiam diri di rumah.

Nah, hal-hal apa saja sih yang bisa kita lakukan saat rasa bosan memuncak selama pandemi?

1. Bersih-bersih rumah

Kalau biasanya kegiatan bersih-bersih rumah dilakukan sendirian, sekarang cobalah berbagi bersama pasangan. Mulai saja dari membersihkan debu dan kotoran.

Lalu, simpan barang-barang yang memang sewaktu-waktu dibutuhkan. Atur kembali isi lemari. Tak lupa, siapkan satu kontainer besar untuk menaruh aneka barang, ya.

Eits … setelah merapikan rumah, semprotkan cairan disinfektan di beberapa tempat yang berpotensi menjadi sarang kuman dan virus.

2. Bermain dengan anak

Bagi yang telah memiliki anak, inilah saatnya menghabiskan waktu bersama buah hati.

Learning by doing. Pernah mendengar hal itu? Kita juga bisa melakukan beberapa aktivitas bersama si kecil, lo. Bermain sambil belajar, tentu akan sangat menyenangkan.

Membuat makanan favorit si kecil. Meski hanya #DiRumahAja , bukan berarti mati gaya. Cobalah membuat makanan favorit si kecil.

Menyalurkan hobi anak, seperti menggambar, menulis, dan memasak bersama. Mungkin terlihat sedikit merepotkan, tetapi cukup ampuh mengusir rasa bosan.

3. Hiburan itu perlu

Kata siapa kita tidak butuh hiburan? Sesekali memanjakan diri, sah-sah saja.

Mereka yang memiliki hobi crafting, inilah saatnya show time. Begitu dengan mereka yang hobi memasak. Mencoba resep-resep baru tentu menantang, kan?

Selain itu, kita juga bisa membaca buku kesukaan. Pilih tema-tema ringan saja, kecuali jika memang menyukai tema-tema berat, ya.

Kalau saya, selain membaca buku-buku agama yang disiapkan suami, saya membekali diri dengan novel Mbak Mimi. Tak hanya sekadar membaca, tetapi juga belajar meramu kata dari beliau.

Mengikuti kelas online juga enggak kalah keren. Siapa tahu kelak ilmu tersebut bisa menunjang karier kita. Iya, kan?

Hei … menonton film juga bisa dimasukkan dalam wish list, lo. Saya dan suami biasanya menonton film berdua. Tentu saja setelah si kecil tertidur pulas.

Tak jarang, kami menonton film kartun bertiga. Nasihat secara tersirat pun kami sampaikan.

Merencanakan liburan setelah pandemi? Well, enggak ada salahnya, kan? Saya terbiasa mengatakan, “Insya Allah nanti setelah wabahnya pergi. Makanya Mas ‘Aashim rajin salat dan berdoa” tiap kali si kecil bertanya kapan bisa jalan-jalan lagi.

Di sinilah ketangguhan sebagai orang tua diuji. Ya, mengajarkan ketauhidan selama pandemi. Tak hanya itu, anak juga perlu dibekali bagaimana bertawakal kepada Allah Ta’ala.

4. Olahraga sehat

Keadaan yang tidak memungkinkan ini membuat kita harus benar-benar menjaga pola hidup sehat. Untuk itulah, selama di rumah, jaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi.

Makanan sehat tidak selalu mahal, lo. Cukupkan saja dengan apa yang ada di sekitar kita. Bukankah kita juga harus berhemat?

Baca juga: Ini Dia 5 Cara Atur Keuangan Rumah Tangga Selama Ramadan di Tengah Pandemi Corona

Selain itu, biasakan pula berolahraga setiap hari di sekitar rumah. Mulai saja dari hal-hal sederhana, seperti jogging dan bersepeda.

5. Menjadi freelancer untuk mendapat uang tambahan

Tak ada salahnya kalau kita mencoba menjadi freelancer untuk dapat uang tambahan, kan?

Baca juga:

10 Ide Bisnis agar Tetap Eksis Saat Krisis

Empat Tips Berbisnis Kuliner Ramadan Kala Corona Melanda

Kuncinya hanyalah bagaimana mengatur waktu agar setiap pekerjaan bisa terselesaikan tepat waktu.

🌿🌿🌿

Meski di dalam rumah, bukan berarti kita bermalas-malasan. Kalaupun merasa bosan, cobalah kelima tips di atas.

Semoga bermanfaat, ya.

Barakallahu fiikum.

Photo credit: scholarlyteacher.com

#inspirasiramadan

#dirumahaja

#flpsurabaya

#BERSEMADI_HARIKE-14

About The Author


Renita Oktavia

A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. An editor. Also a contributor on Estrilook, Takaitu, Makmood Publishing, and Joeragan Artikel. For business inquiries, you can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

1 Comments

Leave a Comment