Hidup akan Lebih Bermakna jika …

Bismillah

Berjalan menelusuri lika-liku kehidupan tanpa sedetik pun berpikir ke mana semua akan bermuara, sungguh terlihat mudah.

Pernahkah terlintas dalam pikiran kita tentang bagaimana membuat hidup lebih bermakna?

Apakah kehidupan yang kita jalani benar-benar berarti? Ataukah selama ini kita hanya sekadar menjalani tanpa memahami hakikat kehidupan itu sendiri?

Memahami bahwa apa yang selama ini kita lakukan benar-benar berarti, akan memberikan sesuatu yang berbeda.

Setiap harinya kita akan merasa lebih bersemangat. Setidaknya kita memiliki alasan mengapa harus bangun pagi-pagi buta. Iya, kan?

Pertanyaannya adalah bagaimana membuat hidup ini lebih bermakna?

Tiap orang tentu memiliki jawaban berbeda. Namun, ingatlah beberapa hal ini agar kelak ketika harapan itu hampir musnah, kita tetap menemukan alasan untuk tetap hidup.

Agar hidup bermakna …

  1. Kita tahu apa yang penting bagi diri sendiri. Cobalah untuk menuliskan 5 hal bagaimana kita ingin memghidupkan hidup.
  2. Kita mengikuti passion. Memiliki passion akan membuat seseorang bersemangat menjalani hari-harinya. Ada rasa bahagia setiap kali kita melakukan apa yang kita sukai. Teruslah berlatih mengasah passion kita.
  3. Menemukan tujuan hidup. Semua orang pasti memiliki tujuan hidup. Apa alasan yang membuat kita bertahan hingga hari ini? Orang-orang tercintakah yang menjadi alasannya? Atau ada hal lain?
  4. Mawas diri. Pastikan apa yang kita jalani sesuai dengan prinsip yang kita yakini.
  5. Fokus pada satu tujuan. Daripada menghabiskan waktu untuk 2, 3, atau 4 tujuan, mengapa kita tidak berusaha fokus saja pada satu hal saja?
  6. Menyederhanakan hidup. Tak perlu mempersulit diri sendiri. Sederhanakan saja hidup ini.

Visi misi seorang Muslim

Sebagai seorang Muslim, rasanya tak elok jika hanya berfokus pada dunia. Pada dasarnya, ada kehidupan abadi yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Akhirah oriented … kira-kira seperti itu.

Ya, hidup ini akan lebih bermakna jika …

Kita belajar

Belajar apa saja. Belajar lewat apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan. Belajar menjadi pendengar dan pemerhati yang baik.

Belajarlah dari pengalaman diri sendiri dan orang lain. Tentu saja pengalaman yang positif dan negatif. Tujuannya agar kita mampu melihat dari dua sisi yang berbeda.

Ingatlah bahwa setiap orang dan tempat yang kita temui adalah guru yang sangat berharga. Dari hal-hal kecil yang mungkin terlihat sepele bagi sebagian orang, kita justru bisa belajar banyak hal.

Saya teringat bagaimana bapak saya rahimahullah mengajarkan untuk melihat segala sesuatu lebih dekat, seperti ketika kami berada di dalam terminal dan melihat bagaimana orang-orang makan. Dari situ, saya belajar bersyukur dengan keadaan.

Kita mencoba

Belajar tanpa mencoba, tentu akan sia-sia. Bagaimana kita bisa melakukan sesuatu tanpa mencobanya terlebih dahulu?

Cobalah untuk melakukan sesuatu yang baru. Tantang diri sendiri agar berani. Berikan yang terbaik, lalu apresiasilah diri kita sendiri.

Tak perlu mencoba semuanya. Cukup lakukan sesuatu yang berbeda. Kuncinya hanyalah BERANI MENCOBA.

Kita peduli

Hidup akan lebih bermakna jika kita peduli. Peduli untuk memberikan yang terbaik. Peduli melakukan perubahan kecil setiap hari. Peduli dengan kesusahan orang lain.

Tak hanya itu, cobalah peduli pada diri sendiri agar tak ada yang bisa menyakiti jiwa kita.

Kita bersyukur

Be content with what we have …. Itulah salah satu cara bersyukur kepada Rabb kita.

Imam Ghazali mengatakan bahwa bersyukur bisa dilakukan dengan 3 hal, yaitu:

  • Bersyukur dengan hati, yakni mengakui bahwa semua yang ia terima adalah pemberian Allah Ta’ala semata. Ingatlah:

“Segala nikmat yang ada pada kamu (berasal) dari Allah.” (QS. An-Nahl: 53)

  • Bersyukur dengan lisan. Saat seseorang meyakini bahwa semua yang ia terima adalah anugerah dari Allah, lisannya pun otomatis berucap “Alhamdulillah”.
  • Bersyukur dengan perbuatan. Maksudnya dalah saat seseorang mendapat nikmat dari Allah, dia pun akan menggunakannya untuk meraih rida Allah. Misalnya dengan membantu orang lain yang kesusahan

🌿🌿🌿🌿

Hidup adalah satu perjalanan berharga. Membuatnya lebih bermakna, tentu menjadi impian kita sebagai manusia.

Selamat memaknai hidup.

Barakallahu fiikum.

Photo credit: pinterest

#inspirasiramadan

#dirumahaja

#flpsurabaya

#BERSEMADI_HARIKE-15

About The Author


Renita Oktavia

A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. An editor. Also a contributor on Estrilook, Takaitu, Makmood Publishing, and Joeragan Artikel. For business inquiries, you can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

Leave a Comment