Hello Wednesday! Let’s Rock It!

Bismillah

Day 3

Yesss…alhamdulillah sudah memasuki hari Rabu. Itu artinya weekend udah hampir tiba Insya Allah. Weekend? Iya, hari Jumat adalah weekend bagiku karena suamiku libur. Yah, meski sebenarnya akhir pekan atau hari kerja biasa, aku tetap aja “kerja” sih. Tapi setidaknya bisa sedikit bernafas lega karena ada suami yang membantu menjaga batita kami.

happy wednesday
pinterest

Oh ya, hari ini aku ada kelas Tahsin lagi. Jadi jadwal halaqah-ku itu setiap hari Senin dan Rabu jam 09.00. Aku selalu merasa antusias mengikuti kelas ini. Dulu sudah pernah ikut bersama ustadzah yang lain, qadarullah karena harus pindah rumah maka kegiatan belajarku agak terganggu. Sedih sih, tapi alhamdulillah suami mengajariku di rumah, les private gitu berdua. Asyik kan? Belajar Tahsin berdua sama suami. Galak-galak sedap. Dan di kelas Tahsin yang baru ini, aku belajar bersama ustadzah Istiqomah. Aku merasa tidak begitu asing dengan Makharijul Huruf, lebih tepatnya muroja’ah sih.

Betul sekali kalau ada yang bilang bahwa ilmu yang sudah lama tidak dipelajari lagi tuh ibarat pisau yang tidak pernah diasah, tumpul. Pun demikian dengan diriku, belajar Tahsin seperti melatih lidah untuk kembali terbiasa mengucapkan huruf dengan benar sesuai dengan tempatnya. Dan itu nggak mudah. Saat teori mungkin kita bisa menguasai, tapi ketika harus praktik benar-benar membaca, semua teori berasa hilang entah kemana.

Jadi, hari ini belajar apa?

Makharij huruf pada bagian al-lisan (lidah)

Hari ini aku belajar huruf-huruf apa saja yang keluar dari lisan (lidah). Ada 18 huruf. 15 huruf sudah dibahas dan dipraktikkan, jadi hari ini praktik 3 huruf lagi yaitu ظ, ذ, dan ث.

Aku agak kesulitan mengucap huruf ظ yang hampir sama pelafalannya dengan ض. Bedanya, kalau ض pelafalannya di salah satu tepi lidah atau keduanya pada posisi gigi geraham atas. Sedangkan ظ pelafalannya di punggung ujung lidah pada posisi menempel di ujung 2 gigi seri atas. Kedua huruf tersebut sifatnya jahr sih, namun aku mengucapkan ظ dengan hams. 🙈🙈🙈

Jahr? Hams? Apa itu?

Kalau dari keterangan ustadzah, hams itu pengucapan hurufnya disertai keluarnya nafas; ada udara yang keluar. Tapi jahr pengucapan hurufnya jelas, tidak disertai keluarnya nafas.

الهمس x الجهر

Gitu…

Bonus setelah belajar

Begitu kelas Tahsin selesai, siang ini suami mengajak makan siang di luar. Yah, karena qadarullah di rumah tadi gas LPG habis tapi begitu beli baru, eh kompornya nggak mau nyala.

Alhamdulillah di saat tanggal tua sembari menanti datangnya tanggal muda, bonus rajin belajar masih bisa kunikmati. Dapat ilmu plus dapat makan siang bertiga bersama anak dan suamiku. Alhamdulillah ‘ala kulli haal.

Hari ini melelahkan tapi aku masih merasa bahagia. Alhamdulillah.

Barakallahu fiik

About The Author


Renita Oktavia

A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. An editor. Also a contributor on Estrilook, Takaitu, Makmood Publishing, and Joeragan Artikel. For business inquiries, you can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

Leave a Comment