Common Mistake: Lay vs Lie

Bismillah

Di antara kesulitan yang sering dihadapi ketika belajar bahasa Inggris, salah satunya adalah membedakan penggunaan lie dan lay. Tidak jarang, sebagian orang salah menerapkannya dalam kalimat.

Bagaimana membedakan lie dan lay? Satu yang saya ingat ketika belajar tentang lie dan lay yaitu dengan menggunakan ilustrasi di bawah ini:

Lay

Kata lay, dalam bahasa Indonesia, bisa diartikan dengan menaruh atau meletakkan sesuatu. Sesudah kata lay, biasanya diikuti object.

Contoh:

– The only thing I hate about her is that she often lays her stuffs on the table.

– James, stop writing and lay down your  pencil, please!

– Harry grabs Sally and lays her down.

Lie

Lie, artinya berbaring, istirahat, atau bisa juga berbohong. Namun, kali ini saya hanya akan membahas lie dalam arti berbaring. Nah, kata lie termasuk intransitive, jadi tidak membutuhkan object.

Contoh:

– The cat likes to lie in the sun.

– Being tired, Barbara lies on the floor.

– As I lie next to him in the dark when the nights grow colder, I know I love watching him breathing and sleeping.

Laying vs Lying

Satu hal yang perlu diingat ketika menggunakan kata lay dan lie dalam bentuk present participle (kita biasa menyebut dengan V-ing)

Jika bentuk present-nya lay, maka bentuk present participle-nya adalah laying. Sedangkan, lie berubah menjadi lying.

Untuk memudahkan dalam mengingat, berikut ini adalah pola perubahan kata kerjanya:

Contoh

– Last night, I lay down to sleep at twelve o’clock.

– He forgot where he laid the invitation card.

– He spends the night lying on the couch.

– Did you see him laying down the dead body?

– Mariah has lain on the floor for two hours.

– Sally had laid the book on the shelf by the time Jack arrived.

A bit tricky, huh? Tak perlu khawatir jika masih belum menguasainya. Orang bilang, practice will help. So, keep the spirit up!

Barakallahu fiik

Photo credit: proofreadmyessay.co.uk

About The Author


Renita Oktavia

A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. An editor. Also a contributor on Estrilook, Takaitu, Makmood Publishing, and Joeragan Artikel. For business inquiries, you can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

Leave a Comment