amalan ringan tapi pahala besar

Mencuci Tangan Selama 20 Detik dan Berpahala? Mau?

Bismillah

Selama pandemi Corona menyerang dunia, aktivitas mencuci tangan menjadi sesuatu yang sangat dianjurkan. Orang pun berbondong-bondong menerapkan gaya hidup sehat dengan menyediakan tempat cuci tangan di depan rumah.

Fenomena seperti ini memang sangat menggembirakan. Pasalnya, selama ini tidak semua orang sadar pentingnya mencuci tangan.

Sebagaimana kita tahu bahwa tangan yang tidak dicuci dengan bersih tentu akan menjadi media penularan berbagai macam penyakit.

Para ahli pun menyarankan agar cuci tangan dilakukan dengan sabun dan air mengalir. Alasannya karena keduanya terbukti efektif membunuh kuman.

Manfaat mencuci tangan

Dilansir dari NHS, mencuci tangan merupakan salah satu cara paling mudah untuk melindungi diri kita sendiri dan orang lain dari berbagai penyakit, seperti keracunan makanan dan flu.

Selain itu, lebih dari separuh penyakit menular ternyata berasal dari sentuhan tangan, lo. Sebut saja, berjabat tangan, menyentuh gagang pintu, memegang uang, dan sebagainya.

Untuk itulah, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun ini benar-benar memiliki efek luar biasa. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk menyepelekannya.

Nah, apa saja, sih, manfaat mencuci tangan?

1. Mencegah risiko tertular berbagai macam penyakit, seperti flu, demam, hepatitis, meningitis, dan lain-lain.

2. Menurunkan risiko terkena penyakit diare.

3. Menghemat uang karena anggota keluarga kita jadi jarang sakit.

Kapan sebaiknya mencuci tangan?

Kita sebaiknya mencuci tangan ketika:

1. Setelah memggunakan toilet atau mengganti diapers.

2. Sebelum dan sesudah memegang makanan dan sayuran mentah.

3. Sebelum makan atau memegang makanan.

4. Setelah bersin, batuk, dan memegang hidung.

5. Setelah memegang makanan dan membersihkan kandang hewan peliharaan.

Mencuci tangan dengan benar, terbukti mampu menghilangkan kotoran, virus, dan bakteri sehingga tidak bisa menularkan ke orang lain.

Cara mencuci tangan yang benar

Tidak semua orang tahu bagaimana mencuci tangan yang benar. Akibatnya, alih-alih mengangkat kuman dan virus, mencuci tangan secara asal-asalan justru akan membahayakan.

Agar manfaat cuci tangan dapat tercapai secara maksimal, perhatikan langkah-langkah mencuci tangan berikut ini:

1. Basahi tangan dengan air.

2. Beri sabun secukupnya.

3. Gosokkan sabun ke kedua tangan.

4. Gosok punggung tangan dan sela-sela jari dengan menggunakan telapak tangan.

5. Satukan kedua telapak tangan sambil menyela-nyela jari.

6. Gosokkan punggung jari dengan telapak tangan.

7. Gosok ibu jari secara bergantian dengan menggunakan telapak tangan.

8. Gosokkan ujung-ujung jari dan kuku ke telapak tangan secara bergantian.

9. Bilas dengan menggunakan air mengalir, hingga tangan tidak terasa licin.

10. Keringkan telapak tangan.

11. Gunakan tisu untuk menutup kran air.

Nah, jika tidak tersedia sabun dan air mengalir, kita bisa menggunakan hand sanitizer. Namun, jangan terlalu sering, ya.

Mencuci tangan selama 20 detik

Para ahli kesehatan berpendapat bahwa mencuci tangan selama 20 detik dapat membunuh seluruh mikroorganisme  penyebab Covid-19.

Dua puluh detik bukan waktu yang lama, kok. Kalau kata beberapa orang, sembari cuci tangan, kita bisa sambil menyanyi lagu “Happy Birthday” sebanyak dua kali.

20 Detik yang berpahala

Sebagai seorang muslim, sudah selayaknya kita memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Ya, tentu saja agar waktu yang kita miliki tidak terbuang percuma.

Muslim yang cerdas adalah mereka yang selalu berorientasi akhirat dalam setiap tindakannya. Dia akan menimbang amalan apa saja yang kelak akan bermanfaat bagi kehidupan selanjutnya.

Nah, sekarang bagaimana jika kita memanfaatkan waktu selama 20 detik agar bisa berpahala?

Yep, selama mencuci tangan, kenapa kita tidak berzikir dengan dua kalimat yang ringan di lidah, tetapi berat dalam timbangan? Apa itu?

SUBHANALLAH WA BI HAMDIH, SUBHANALLAHIL ‘AZHIM.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda,

“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” (Muttafaq Alaih)

Ya, bukankah hal itu jauh lebih bermanfaat? Tentu saja, ketika cuci tangan selama 20 detik di toilet, cukup berzikir dalam hati saja.

Bagaimana? Mudah, kan? Semoga bermanfaat.

Barakallahu fiikum.

Photo credit: Reader’s Digest

#inspirasiramadan

#dirumahaja

#flpsurabaya

#BERSEMADI_HARIKE-12

About The Author


Renita Oktavia

A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. An editor. Also a contributor on Estrilook, Takaitu, Makmood Publishing, and Joeragan Artikel. For business inquiries, you can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

Leave a Comment