Renita Oktavia

I read to write

December 24, 2019

7 Manfaat Me Time

Bismillah

Kehidupan setelah menikah, adakalanya sangat menyita perhatian. Entah itu dari pasangan, anak, orang tua, dan teman. Waktu kita pun seolah terkuras habis untuk mereka. Akibatnya, tidak ada waktu untuk diri sendiri. Pernah merasa demikian? Selamat! Anda tidak sendirian.

Seiring dengan perkembangan zaman, gaya hidup pun tak mau ketinggalan. Setiap orang sibuk dengan kehidupannya sendiri. Menjalankan bisnis, mengejar karier, mengurus keluarga, dan ikut serta dalam kegiatan sosial. Apapun itu, tentu akan menguras energi.

Manfaat Me Time

Tahukah Anda? Memiliki waktu untuk diri sendiri sangatlah penting. Terkadang kita terlalu sibuk memprioritaskan orang lain dibanding diri kita sendiri dengan alasan kita tidak ingin terlihat egois. Namun, justru hal seperti itulah yang tidak menyehatkan.

Berikut ini alasan mengapa menghabiskan waktu untuk me time akan meningkatkan kualitas hidup:

1. Mengurangi stres

Terbatasnya waktu untuk me time akan membuat kita merasa sangat lelah dan kehabisan energi. Selain itu, berada dalam tekanan karena faktor pekerjaan juga akan meningkatkan level stres. Luangkan waktu untuk beristirahat sejenak, mengisi ulang ‘baterei’ kita, dan menurunkan tingkat stres yang sudah berada di ambang batas.

2.  Me-reset otak untuk lebih produktif

Bekerja secara terus menerus, terbukti tidak menyehatkan. Otak manusia tidak dirancang untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan fokus dalam jangka waktu lama. Menyisihkan waktu untuk rileks ibarat me-reset otak kita. Sehingga kita akan semakin produktif.

3. Meningkatkan konsentrasi dalam menyelesaikan masalah

Sedang fokus mengerjakan satu pekerjaan penting? Atau membutuhkan penyelesaian suatu masalah? Cobalah untuk memberi jeda pada rutinitas kita. Lakukan kegiatan apapun yang kita sukai agar otak beristirahat. Biasanya, ketika otak berada dalam kondisi rileks, berbagai solusi akan datang menghampiri.

4. Membantu berkontemplasi

Terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja akan membuat kita kesulitan mengevaluasi diri sendiri. Apa tujuan hidup kita? Apa yang penting dalam hidup kita? Bagaimana menjalani kehidupan dengan nilai-nilai kebaikan di dalamnya? Semua itu tentu tidak akan terlintas dalam pikiran jika kita enggan meluangkan waktu mencari apa yang kita mau.

5. Meningkatkan kualitas hubungan

Memprioritaskan diri sendiri berarti kita menghargai kebutuhan hidup. Jika bukan kita yang menghargai diri kita, maka orang lain akan memandang rendah. Hargai diri kita sendiri agar orang lain memperlakukan kita dengan baik.

Memiliki waktu me time akan memberi energi baru; membuat hidup kita lebih sehat, bahagia, dan siap berbagi cinta pada orang-orang tersayang.

6. Hidup menjadi lebih seimbang

Berani berkata “tidak” pada hal-hal yang menguras energi akan memudahkan kita memilah mana yang benar-benar penting bagi kehidupan. Saat mampu memprioritaskan kebutuhan dasar yang kita miliki, maka pada saat itulah hidup menjadi lebih seimbang.

7. Kesehatan mental terjaga

Melakukan sesuatu yang kita suka akan membuat kita merasa lebih bahagia. Semakin bahagia hidup kita, semakin sehat dan positiflah kehidupan yang kita jalani. Itu artinya, kita menghargai diri sendiri.

Ide Me Time

Meski namanya me time, bukan berarti kita melakukannya sendirian, lho. Dalam hal ini, me time berarti melakukan sesuatu yang kita sukai. Kita benar-benar menikmatinya. Seperti bermain bersama anak, hang out bersama teman, arau bisa juga menonton film berdua bersama pasangan.

Selain itu, kita juga bisa melakukan ide me time lainnya seperti:

– Jalan-jalan di taman

– Membaca buku atau majalah

– Menonton TV atau talk show kesukaan

– Mandi

– Menekuni hobi (melukis, memasak, menulis, dan sebagainya)

– Meditasi

– Memikirkan hal-hal positif sebelum tidur

– Bangun tidur lebih pagi dan menuliskan apa yang ingin dicapai

– Minum secangkir teh atau kopi

– Berolahraga

– Memanjakan diri sendiri

***

Durasi me time yang singkat, tetapi berkualitas jauh lebih penting daripada waktu me time yang relatif panjang, tetapi tidak berdampak apa-apa. Sesibuk apapun kita, selalu luangkan waktu minimal sepuluh menit untuk me time.

Barakallahu fiikum.

*) Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Challenge Indscript Writing “Perempuan Menulis Bahagia”

SHARE:
Blog Competition(s) 2 Replies to “7 Manfaat Me Time”
Renita Oktavia
Renita Oktavia
A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. An editor. Also a contributor on Estrilook, Takaitu, Makmood Publishing, and Joeragan Artikel. For business inquiries, you can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

COMMENTS

2 thoughts on “7 Manfaat Me Time

    Author’s gravatar

    Menarik sekali tulisannya Mba, me time perlu juga kah untuk para suami/bapak2 ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *