Renita Oktavia

I read so I write

Oktober 1, 2019

Dunia Hanya Sebatas Bunga yang Kaupetik

Bismillah

Dunia hanya sebatas bunga yang kaupetik, Tuan ….

Manusia mati-matian mengejar dunia. Kepala untuk kaki, kaki untuk kepala. Segala macam cara dihalalkan hanya demi kekasih hati bernama dunia.

Entah apa yang terjadi pada manusia, sampai-sampai lupa tugas utama dan tujuannya di dunia. Ia rengkuh seisi bumi ke dalam pangkuannya. 

Tidakkah ia belajar dari manusia-manusia terdahulu? Betapa rakusnya mereka melahap semua yang ada di depan mata. Dan Allah pun menghinakannya.

Tidak sadarkah kau bahwa dunia hanyalah bunga yang memang kelihatan cantik tatkala dipandangi. Aroma wanginya pun menggiurkan. Lalu perlahan kau mulai tergoda dan memetiknya.

Kaubanggakan ia di hadapan semua orang. Padahal bunga itu akhirnya akan layu dan kaucampakkan karena memang tak lagi berguna untukmu. Jika sedikit saja kau mau bersabar, bunga cantik itu tentu akan berkembang menjadi buah yang ranum untuk kaumakan.

Begitulah dunia. Kekuasaan, wanita, dan harta membuat sebagian orang terlena. Bersabarlah. Tahan jemarimu untuk tak memetik apa yang belum saatnya untuk dipetik. Bertahanlah sedikit lagi. Kampung akhirat itu nyata dan menjadi persinggahan abadi. Kau tak perlu mati-matian mengejar apa yang tak bisa kaubawa mati.

Barakallahu fiik

Photo credit: unsplash.com/Larm Rmah

SHARE:
Random Thought, Tauhid One Reply to “Dunia Hanya Sebatas Bunga yang Kaupetik”
Renita Oktavia
Renita Oktavia
A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. You can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

COMMENTS

One comment on “Dunia Hanya Sebatas Bunga yang Kaupetik

    Author’s gravatar

    Masya Allah, Mbak, mengena banget… terima kasih untuk tulisan indah penuh hikmahnya … 🤗

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *