Renita Oktavia

I read so I write

Juli 5, 2019

Tak Selamanya Neraka Itu Panas

Bismillah

Pernah mendengar idiom bahasa Inggris yang bunyinya when hell freezes over? Idiom tersebut digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mustahil. Sesuatu yang muskil terjadi. Kenapa dikatakan when hell freezer over? Karena memang neraka (hell) itu tidak mungkin membeku. Karena neraka itu identik dengan panas yang dahsyat sekali.

Benarkah demikian?

Tulisan kali ini tidak akan membahas pelajaran bahasa Inggris. Melainkan ingin mengurai tentang sisi lain neraka yang patut dijadikan renungan.

Kata siapa neraka hanya menyiksa dengan suhu panas?

Sebagian orang menganggap bahwa neraka itu identik dengan suhu panas yang luar biasa. Panasnya cetar sampai-sampai tak tertahankan. Panas yang kita alami di dunia ini belumlah seberapa jika dibandingkan panasnya neraka. Dan tahukah kalian bahwa ternyata neraka juga menyiksa dengan hawa dinginnya. Saking dinginnya hingga sanggup membinasakan.

Dari mana kita tahu bahwa neraka juga menyiksa dengan hawa dingin?

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

“(Yaitu) neraka Jahanam, yang mereka masuk ke dalamnya maka amat buruklah Jahanam itu sebagai tempat tinggal. Inilah (azab neraka). Biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) hamîm dan ghassâq.” (QS Shad: 56-57)

Kalau kita membaca Surat Shad tersebut pada ayat ke 57, kita akan menemui kata hamîm dan ghassâq. Apa maksudnya?

Saya pernah membahas hal ini dengan suami saya dan beliau mengutip perkataan Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah. Bahwa yang dimaksud dengan hamîm adalah air yang sangat panas. Adapun ghassâq berarti air yang dingin. Tetapi dinginnya bukanlah seperti dinginnya air di dunia. Ghassâq ini air dingin yang sangat menyakitkan.

Lalu pada ayat lain di Surat An-Naba ayat 24-25, Allah berfirman:

لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا . إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا

“Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman. selain air yang mendidih dan nanah.”

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah pun menjelaskan bahwa hamîm adalah air yang panas yang telah mencapai puncak didihnya; dan ghassâq adalah campuran dari nanah, keringat, dan semua yang keluar dari luka-luka para ahli neraka, dinginnya sungguh tak terperikan, dan bau busuknya benar-benar tak tertahankan.

Kalau itu tadi dalil dari Al-Qur’an, maka ada pula dalil dari hadits yang menyebutkan bahwa neraka tak hanya menyiksa dengan hawa panas.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya):

“Neraka mengadu kepada Rabbnya seraya berkata; “Wahai Tuhanku, sebagianku (api) saling memakan satu sama lain”. Maka neraka diizinkan untuk berhembus dua kali. Satu kali pada saat musim dingin dan satu kali lagi pada saat musim panas. Maka hawa panas yang kamu rasakan merupakan hawa panas dari hembusan api neraka dan hawa dingin yang kamu rasakan merupakan hawa dingin dari zamharîr (hawa dingin) jahannam”. (Shahih. HR Al-Bukhari )

Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah berkata bahwa Az-Zamharîra ialah dingin yang sangat.

Udara yang sangat dingin dan menyiksa tersebut tentunya merupakan adzab yang disediakan oleh Allah Ta’ala untuk orang-orang kafir di neraka Jahanam.

Refleksi

Setelah mengetahui bahwa neraka ternyata juga menyiksa dengan hawa dingin, tentunya kita tidak boleh memandang remeh. Dinginnya udara di dunia saja mampu membuat kita menggigil bahkan terserang hipotermia, apalagi dinginnya neraka yang bercampur dengan bau busuk yang tak tertahankan. Naudzubillah.

Selagi masih ada nafas di kerongkongan, saya mengingatkan diri sendiri untuk mempersiapkan bekal untuk di akhirat. Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Sedangkan kampung akhirat itu kekal selamanya.

Semoga Allah menjauhkan kita, keluarga, dan anak keturunan kita dari siksa neraka. Aamiin allahumma aamiin.

Semoga bermanfaat.

Barakallahu fiik

Referensi:

Sunnahedu.com

SHARE:
Aqidah One Reply to “Tak Selamanya Neraka Itu Panas”
Renita Oktavia
Renita Oktavia
A keep-learning mommy. A wife. A chocolate lover. A coffee addict. You can reach me on renita.oktavia.blog@gmail.com

COMMENTS

One comment on “Tak Selamanya Neraka Itu Panas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *