Mei 23, 2019

Bersedekah Pun Harus Dipaksa

Bismillah

Sedekah. Apa yang terlintas dalam pikiran kita jika mendengar kata “sedekah”? Tentu yang terbayang adalah beberapa keutamaan dan pahala yang dijanjikan. Sedekah berasal dari kata Ash-Shidq yang artinya jujur. Sehingga dengan bersedekah maka berarti seorang Muslim telah membuktikan kejujurannya dalam beragama. Kok bisa? Ya bisa, karena bersedekah berarti ia harus merelakan sebagian hartanya untuk diberikan kepada orang lain. Seorang hamba akan mendapat kebaikan jika ia bersedekah.

“Kalian tidak akan mendapatkan kebaikan, sampai kalian infakkan apa yang kalian cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

Keutamaan sedekah

Ada beberapa hadits yang menyebutkan keutamaan bersedekah.

1. Sedekah tidak akan mengurangi harta.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Sedekah tidak akan mengurangi harta” (HR. Muslim)

2. Sedekah yang dilakukan secara diam-diam akan memadamkan murka Allah

“Sedekah dengan rahasia bisa memadamkan murka Allah” (Shahih At-Targhib)

3. Sedekah bisa menyelamatkan seorang hamba dari siksa neraka. Sebagaimana wasiat Nabi Yahya alaihissalam kepada bani Israil.

4. Orang yang suka bersedekah akan didoakan kebaikan oleh malaikat.

“Setiap datang waktu pagi, ada dua malaikat yang turun dan keduanya berdoa. Malaikat pertama memohon kepada Allah, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang memberi nafkah’, sementara malaikat satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikan kehancuran bagi orang yang pelit.’ (HR. Bukhari & Muslim)

5. Sedekah adalah amal yang paling utama

Dari Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

“Diceritakan kepadaku bahwa semua amal akan saling dibanggakan. Kemudia amal sedekah mengatakan: ‘Saya yang paling utama diantara kalian’” (Shahih At-Targhib)

Dan masih banyak lagi keutamaan sedekah.

Tingkatan sedekah

Apa saja sih tingkatan sedekah agar ia bernilai lebih utama daripada sedekah yang dilakukan dalam keadaan normal?

1. Sedekah yang dilakukan secara diam-diam

Hal ini lebih mendekati ikhlas dibandingkan sedekah yang diketahui banyak orang.

2. Sedekah yang dilakukan dalam keadaan sehat dan kuat

Pada saat seseorang dalam keadaan muda, sehat, kuat, dan kaya maka ketika ia bersedekah, ia akan melakukan perjuangan yang sangat keras untuk melawan nafsunya.

3. Sedekah yang diberikan setelah menunaikan kewajiban kepada keluarga

Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

“Sebaik-baik sedekah adalah harta sisa selain jatah nafkah keluarga. Mulailah dari orang yang wajib kamu nafkahi.” (HR. Bukhari & Muslim)

4. Sedekah dalam keadaan sempit

Ketika kehidupan seseorang berada dalam keadaan yang sempit lalu ia bersedekah maka itu menunjukkan keseriusannya dalam beramal.

5. Nafkah untuk keluarga

Memberi nafkah kepada anak dan istri juga bagian dari sedekah, tentunya jika berniat untuk mendapat rida Allah. Betapa banyak para suami yang melalaikan hal ini. Mereka sangat pelit terhadap anak dan istrinya.

Seseorang yang memberikan nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala dr Allah maka itu bernilai sedekah.” (HR. Bukhari & Muslim)

6. Sedekah kepada kerabat

Sedekah ini bernilai ganda karena ia tak hanya sekedar sedekah tetapi juga menjaga tali silaturrahim.

Memaksakan Sedekah

Setelah mengetahui keutamaan dan tingkatan sedekah, kita tentu ingin sekali membiasakan diri untuk bersedekah. Namun, bersedekah ternyata tidaklah mudah, harus dipaksa dan dilatih.

Sebagaimana dulu semasa kita kecil di mana orangtua kita memaksa kita untuk salat, pada awalnya kita akan merasa terpaksa salat karena jika tidak salat, kita akan dipukul. Sampai akhirnya salat menjadi kebiasaan tanpa harus dipaksa dan diperintah orangtua. Demikian pula dengan sedekah. Kita harus bersikap keras terhadap diri kita sendiri. Kita paksa seluruh anggota tubuh kita untuk bersedekah. Insya Allah lama kelamaan kita pun akan terbiasa dan sedekah tidak lagi menjadi sesuatu yang berat bagi kita.

Intinya adalah BELAJAR. Belajar melatih hati untuk bersedekah. Pun kita harus belajar mendidik anak agar gemar bersedekah.

Semoga bermanfaat.

Barakallahu fiikum

SHARE:
Blog Competition(s) 0 Replies to “Bersedekah Pun Harus Dipaksa”