Renita Oktavia

I read so I write

Mei 16, 2019

Mendulang Pahala di Bulan Ramadan

Bismillah

Alhamdulillah masih diberi kesempatan bertemu dengan bulan Ramadan. Tanpa terasa kini telah memasuki hari ke sebelas.

Sobat, bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, maksudnya bulan ini mendatangkan kebaikan yang sangat banyak. Kebaikan tersebut tidak hanya kebaikan duniawi saja, tetapi juga kebaikan ukhrawi. Dari sisi duniawi, Ramadan mendatangkan berkah, misal berlipatnya keuntungan dalam perniagaan bagi para pedagang. Adapun dari sisi ukhrawi, kita akan menemukan banyak sekali kebaikan. Dan itulah yang akan saya coba uraikan.

Berkah Ramadan

Di antara berkah Ramadan yang sangat bermanfaat bagi seorang Muslim adalah sebagai berikut:

1. Banyaknya pengampunan dosa

Dalam sebuah hadits shahih disebutkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya):

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni” (Muttafaq ‘Alaih)

Setiap amal kebaikan yang kita lakukan di bulan Ramadan akan menghapus segala dosa. Tentu saja pengampunan tersebut akan diperoleh jika kita menjaga diri kita dari hal-hal yang dilarang oleh Allah Ta’ala.

Begitu banyaknya pengampunan dosa yang akan diperoleh seorang hamba selama bulan Ramadan, sampai-sampai Ibnu Qatadah berkata, “Siapa saja yang tidak mendapatkan pengampunan dosa di bulan Ramadan, maka sungguh di hari lain ia pun akan sulit mendapatkan ampunan.”

2. Pintu kebaikan terbuka lebar

Para ulama salaf mengatakan bahwa jika telah datang bulan Ramadan maka bersemangatlah dalam bersedekah. Mengapa? Karena bersedekah di bulan Ramadan, pahalanya lebih berlipat seperti seseorang yang berjihad fii sabilillah.

Ulama yang lain mengatakan bahwa puasa sehari di bulan RRamaan lebih afdhol dari puasa di seribu hari lainnya. Begitu pula satu bacaan tasbih (berdzikir “subhanallah”) di bulan Ramadan lebih afdhol dari seribu bacaan tasbih di hari lainnya. Begitu juga pahala satu raka’at shalat di bulan Ramadhan lebih baik dari seribu raka’at di bulan lainnya.”

Maka tidak mengherankan jika ada orang yang sebelum bulan Ramadan, ia enggan salat lima waktu, tetapi ketika Ramadan datang, ia sangat rajin salat. Pun demikian dengan orang yang awalnya enggan salat berjama’ah di Masjid, ketika Ramadan datang, ia pun rajin salat mendatangi Masjid untuk salat berjama’ah. Orang juga berlomba-lomba mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadan. Inilah sebagian contoh betapa mudahnya melakukan kebaikan selama Ramadan.

3. Menjaga amalan kebaikan setelah Ramadan

Jika selama Ramadan kita berlomba-lomba memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik, maka sudah selayaknya selepas Ramadan kita tetap menjaga semangat tersebut. Amalan-amalan yang telah kita rutinkan selama bulan Ramadan, sebaiknya tetap kita jaga. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (yang artinya):

“(Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinyu (ajeg) walaupun sedikit.” (HR. Muslim)

Para ulama juga mengatakan, “Sejelek-jelek kaum adalah yang mengenal Allah (rajin ibadah) hanya pada bulan Ramadhan saja.”

Semoga Allah memudahkan segala urusan kita untuk terus memperbaiki diri dan menggapai berkah Ramadan tahun ini. Dan semoga Allah mempertemukan kita kembali di Ramadan berikutnya. Aamiin Allahumma Aamiin.

Barakallahu fiikum

SHARE:
Blog Competition(s) One Reply to “Mendulang Pahala di Bulan Ramadan”
Renita Oktavia
Renita Oktavia
A keep-learning mommy who becomes a contributor in estrilook(dot)com.

COMMENTS

One comment on “Mendulang Pahala di Bulan Ramadan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *