Maret 14, 2019

Respect the Mum Before You Buy Something for Her Kid

Bismillah

Day 25

Jam dinding sudah menunjukkan pukul 22.37 WIB dan putraku belum juga tidur, ia masih berkutat dengan mainannya. Antara sebel dan pengen marah karena harus mengejar deadline setor tugas menulis diary sedangkan mata sudah mulai mengantuk. Apalagi sebelumnya, ia sempat muntah karena batuk pilek. Otomatis aku harus membersihkan seprei dan bajunya yang terkena muntahan.

Okay, jadi hari ini anak gantengku lagi terserang batuk dan pilek. Selama ini memang aku nggak pernah sekali pun memberi ia izin untuk minum es sirup dan qadarullah kemarin ada salah seorang kawannya yang menawarkan sebungkus es sirup. Namanya juga anak kecil ya, dikasih es pasti diterima aja.

Saat aku tahu ia membawa es di hadapanku, aku tak kuasa berkata “tidak” karena nggak enak juga sama temanku yang udah membelikan es untuknya. Daripada anak shalih menangis meraung-raung bak sirine ambulance, dengan berat hati akhirnya kuizinkan ia meminum es.

Adab memberi sesuatu untuk anak

Sebenarnya, kalau boleh jujur, aku merasa kurang sreg dengan sebagian dari kita yang tanpa banyak pertimbangan, langsung membelikan anak orang lain jajanan yang berpotensi membuat anak sakit. Contohnya ya es sirup itu tadi. Padahal beberapa hari yang lalu, ‘Aashim baru saja sembuh dari batuk pilek, nafsu makannya baru saja pulih, dan BB-nya baru saja mengalami kenaikan. Lalu sekarang qadarullah kena batpil lagi. 😤😤

Aku paling nggak bisa kalau melihat anakku sakit. Tapi kadang yang nyebelin tuh sikap orang lain. Membelikan jajan sih sah-sah saja ya, tapi please tanyakan dulu ke ibunya apakah boleh si anak mengkonsumsi jajanan ini. Dan cobalah untuk memposisikan diri kita di orang lain, bagaimana jika orang lain memberikan jajanan ke anak kita padahal kita tahu ia alergi dengan makanan tersebut. Sebel nggak kalau orang lain nyelonong begitu saja? Helloooo, I am the mum of the boy, please respect me, at least you ask me if it’s permissible for my kid to eat that kinda food and drink.

Sungkan penghalang kebaikan

Meski sebel banget hari ini, tapi aku bisa apa? Yang bisa kulakukan hanyalah membuat calon penghafal Al-Qur’an itu merasa nyaman dan meminta kesembuhan untuknya. Setiap jam biasanya akan kuoleskan transpulmin agar nafasnya lega atau sesekali kutepuk dada dan punggungnya agar dahaknya keluar biidznillah.

Dari sini aku belajar bahwa terkadang rasa sungkan itu justru membuat kita berada dalam posisi sulit atau bisa jadi malah membahayakan. Sungkan menegur, sungkan berkata “tidak”, sungkan menolak, dan sungkan sungkan lainnya.

Yaaa…sudahlah, there is no use crying over the spilt milk. Qadarullah wa maa syaa a fa’al (Allah telah mentakdirkan segalanya dan apa yang dikehendaki-Nya pasti dilakukan-Nya).

doa ketika mendapatkan sesuatu yang tidak disenangi


Barakallahu fiik

SHARE:
Nulis Yuk 0 Replies to “Respect the Mum Before You Buy Something for Her Kid”