Maret 11, 2019

Hang in There!

Bismillah

Day 22

Pernah merasa ingin menyerah? Pernah merasa “Ya Allah, aduhai beratnya semua ini”? Pernah? Sama. Hari ini aku mengalaminya.

Semua itu terjadi karena tiba-tiba alam bawah sadarku memutar kembali ‘film’ usang beberapa tahun silam dimana aku merasa, “Kok keberadaanku nggak dianggap sih? Salahku opo?” Hati pun rasanya nggak nyaman and I hate it.

Sebel nggak sih kalau kita nggak dianggap? Segala sesuatu yang kita lakukan kok kayaknya salah melulu. Yah, namanya juga hidup, salah itu hal biasa, yang benar itu para netijen pendukung Luna Maya dan Syahrini, maha benar mereka dengan nyinyirannya.

Hidup ini memang penuh dengan ujian dan masalah. Masalah yang datang bertubi-tubi konon katanya akan mendewasakan kita, oleh sebab itu sering-seringlah bermasalah hahaha. Yakali, yang ada malah makin runyam.

Lantas apakah ketika kita bermasalah, kita menyerah begitu saja? Oh tidak begitu, Ferguso. Merasa terbebani sih sah-sah saja ya, tapi kalau untuk menyerah…kayaknya jangan deh. Hidup ini terlalu singkat kalau kita mudah menyerah. Jadi kita harus sabar dan bertahan. Duh, aku ngomongnya baik banget sih.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah pernah menuturkan bahwa sabar itu terdiri dari 3 tingkatan, yaitu:

1. Sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah Ta’ala,

2. Sabar dalam menjauhi maksiat,

3. Sabar dalam menghadapi ujian.

Sekilas kalau dibaca sih mudah, semudah membalik tempe di penggorengan. Tapi kalau dipraktikkan… Masya Allah, butuh hati dan kiat khusus.

Jadi kalau suatu saat hati terasa sesak dan ingin menyerah, ingatlah bahwa janji Allah itu pasti. Yang nggak pasti itu harga BBM, kadang naik, kadang turun.

Duhai hati, bersabarlah. Tinggal sedikit lagi.

Barakallahu fiik

SHARE:
Nulis Yuk 0 Replies to “Hang in There!”