Februari 24, 2019

Hello Sunday, I’m Waking Up Late!

Bismillah

Tema: Aku bersyukur atas…

Day 7

Apa yang akan terjadi jika seorang ibu terlambat bangun di pagi hari? Cucian piring kotor yang menumpuk, tak ada stok sayuran di kulkas karena abang tukang sayur telah menghilang sepanjang mata memandang, belum sempat menanak nasi, persediaan air panas untuk termos tuan muda belum terisi, sampah yang mengundang semut, halaman rumah yang belum sempat disapu, dan mainan yang berserakan karena terlupa belum dibereskan. Aaarrrggghh…

Hari ini aku kesiangan. Ya, karena kemarin malam aku harus menyelesaikan tulisan diary-ku. Aku menulis sekitar jam 10.30 malam karena seperti biasa, ritual menidurkan tuan muda harus dijalani, jadi menulisnya ditunda. Qadarullah aku sedang dalam keadaan haidh, jadi tidak terlalu merasa bersalah kalau harus bangun kesiangan dan tidak shalat.

Dalam kamus seorang ibu, bangun kesiangan dengan beberapa pekerjaan rumah yang serasa melambaikan tangan dan berkata, “Hai, ayo sini main denganku” membuat ia oleng. Otak tak mampu mencerna kira-kira pekerjaan rumah yang mana yang harus disentuh terlebih dahulu. Akhirnya dengan segala daya dan upaya, disentuhlah pekerjaan rumah itu satu per satu. Diawali dengan membaca isti’adzah, lalu basmalah, dan menyingsingkan lengan daster.

Women are really better at multitasking

Ada benarnya juga kalau sebuah studi mengatakan bahwa kaum perempuan ini jauh lebih baik dalam menyelesaikan beberapa pekerjaan dibandingkan pria. Seorang ibu, misalnya, bisa memasak sambil menggendong bayinya, menerima telepon, dan menyapu. Hebat, bukan?

multitasking woman
pinterest

Pun demikian denganku. Kujalani setiap SOP dengan penuh ketelitian, kukerjakan satu per satu hingga semuanya beres. Urusan masak, lagi-lagi ibu warteg menjadi targetku. Yayyy…alhamdulillah.

Dan untuk sarapan pagi, alhamdulillah ada abang tukang bubur kacang ijo yang membantu menyelamatkan perut keroncongan. Akhirnya, dua mangkok bubur mendarat di meja makan.

Terdiam

Setelah dipikir-pikir hari ini aku belajar bersyukur atas semuanya. Apa yang bisa kuambil pelajaran Ahad ini?

Aku terlambat bangun pagi tapi aku bersyukur. Ya, aku bersyukur atas keterlambatanku bangun tidur karena itu artinya aku masih hidup.

Tumpukan piring kotor di bak cuci piring? Ya, aku bersyukur karena itu artinya keluargaku semalam masih bisa makan dan perutnya kenyang.

Dan untuk tukang bubur yang harus berkeliling menjajakan dagangannya, aku pun mensyukuri keadaanku. Ya, aku bersyukur suamiku bisa bekerja di kantor tanpa harus kelelahan berada di jalanan.

bersyukur
pinterest

Alhamdulillah ‘ala kulli haal.

Barakallahu fiik

SHARE:
Nulis Yuk 0 Replies to “Hello Sunday, I’m Waking Up Late!”