Februari 21, 2019

Thankful Thursday

Bismillah

Day 4

Alhamdulillah hari ini masih bisa mengantar pesanan kaos kaki ke rumah tetangga. Sedikit banyak, tetap harus disyukuri.

Aku memang selama ini menjadi salah satu marketer produk kebutuhan muslimah seperti kaos kaki, handsock, headsock, mukena, dan jilbab. Kalau diingat-ingat, sepertinya sudah berjalan selama hampir 4 tahun. Di awal-awal menjual produk sebagai marketer, alhamdulillah sudah terkumpul cukup banyak uang, hasilnya ya menjadi blog ini.

Semakin ke sini memang semakin jarang melakukan promosi di media sosial, hanya mengandalkan postingan di WhatsApp. Jadi kadang aku update status WhatsApp lalu ada yang tertarik dan akhirnya alhamdulillah closing. Adapun berpromosi di Instagram dan Facebook, sudah jarang kulakukan. Bukan apa-apa sih, kadang sudah capek copy writing tapi qadarullah belum ada yang closing satu pun.

Sebenarnya pengen sih punya bisnis sendiri, hanya saja masih terbentur masalah modal. Ah…mungkin bagi sebagian orang, itu hanya alasanku saja. Kadang sedih sih kalau ada yang bilang, “Nggak niat jualan” atau “Aku beli kaos kaki di sana 10.000 dapat 3, disini mahal banget.” Padahal kaos kaki yang dia beli 10.000 dapat 3 itu mudah melar, sedangkan produk yang kujual adalah salah satu produk kaos kaki ternama di negeri ini, yang tentu saja kulitasnya jauh lebih bagus dan terjamin. Bukankah harga barang itu sebanding dengan kualitas?

Tergoda untuk menulis kembali

Semenjak berkenalan (lagi) dengan dunia kepenulisan, aku lebih tertarik untuk menulis. Berdagang sih masih, hanya saja aku sering terkena swing mood saat berbisnis. Ini yang perlu aku perbaiki. Adapun menulis, aku merasa lebih enjoy, terlebih ketika tulisanku terpilih sebagai tulisan terbaik TOBP bulan Desember 2018 di Mom Blogger Community (bisa dibaca disini). Belum sempat aku tulis di blog sih. Entahlah, rasanya senang sekali, apalagi ketika mendapat bonus sebagai pemenang. Aku merasa, “Masya Allah, tulisanku bisa menghasilkan cring cring.” Dan sekarang lagi seneng mengikuti kelas menulis online baik yang berbayar maupun yang gratis. Selain itu, aku selalu berusaha mengikuti setiap blog competition. Tujuanku agar kemampuan menulisku menjadi lebih baik.

best organic blog post, thankful thursday
Alhamdulillah

Jer Basuki Mawa Bea, gitu katanya. Klu diartikan kira-kira seperti ini, bahwa segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang gratis, tidak ada yang diberikan secara cuma-cuma. Harus ada konsekuensi yang kita terima. Ingin pintar menulis, ya harus tahu ilmunya. Sedangkan ilmu itu tidak diperoleh secara free, pun tidak akan didapat dengan jasad yang santai. Jadi harus bergerak. Kalau menginginkan harga murah atau bahkan gratis, ya jangan kecewa kalau akan mendapat barang yang murahan.

Kontemplasi

Okay, back to the top. Sekali lagi, urusan kita sudah ada yang mengatur, bukan? Rezeki kita pun sudah tertulis berapa jatahnya. Rezeki, pun tak melulu tentang harta. Suami, anak, dan badanku yang sehat juga termasuk rezeki yang tak ternilai harganya. Masih diberi kemampuan bernafas saja sudah alhamdulillah banget.

riba

Tak masalah kalau hari ini aku masih berdagang kecil-kecilan, tak masalah kalau aku hanya sebagai marketer yang hasilnya tidak seberapa, tak masalah jika hutang belum terbayar lunas selama aku memiliki niat dan usaha untuk melunasinya. Yang paling penting dan patut disyukuri adalah aku tidak terjerat cicilan hutang riba.

Alhamdulillah. Thankful Thursday.

Barakallahu fiik

SHARE:
Nulis Yuk 0 Replies to “Thankful Thursday”