Sabtu, April 20, 2019
Blogger Perempuan

Blog Kaleidoscope: It’s Such A Long Way to Go

Bismillah


Berkenalan dengan dunia blog membuat hidup saya sedikit berwarna seperti para The Trolls. Dulu yang awalnya benar-benar tidak tahu, sekarang menjadi tahu, alhamdulillah. Saya pun ketagihan untuk nongkrong di beberapa blog yang memang (menurut saya) sangat menarik.


Terhitung sejak kuliah, blogging bukanlah hal asing bagi saya. Segala hal remeh temeh saya tuliskan di blog. Maklum lah ya, saat itu masih alay dan mengais ilmu di negeri orang, jadi merasa sedikit nyaman dengan blogging.

Membidani’ Kelahiran Pendidikan Wanita
Beberapa tahun vacuumed dari dunia blogging, saya pun (kembali) menggeluti passion saya dalam hal tulis menulis. 

Diawali dengan blog Pendidikan Wanita. Ya, mindset saya berubah setelah berusaha memperbaiki diri dan menikah dengan pria yang kadang nyebelin tapi selalu bikin kangen. Lewat blog Pendidikan Wanita, saya menuliskan kembali apa yang saya peroleh ketika menghadiri kajian. Blog tersebut menjadi wasilah bagi saya untuk muroja’ah dan mengingatkan diri saya pribadi.

Di blog Pendidikan Wanita, saya menulis sekaligus belajar dan mengajar. Yep, I learned by teaching. Syukur alhamdulillah kalau ternyata tulisan saya membawa manfaat bagi orang lain. Meski mungkin blog tersebut tidak populer, setidaknya jejak digital saya ada di dalamnya.
‘Main Hati’ ke Platform Menulis di Awal Tahun 2018

Tak lama setelah merintis blog baru di Pendidikan Wanita, saya pun kembali absen dari dunia blogging karena saya terlena menulis di sebuah platform yang akan membayar setiap artikel yang saya tulis. 

Siapa sih yang nggak bakal ngiler kalau diiming-imingi bahwa kita akan dijajanin lewat tulisan? Saya pun hijrah ke sana. Terhitung telah ada sekitar 150 artikel dengan 5 artikel yang menjadi Favorite. Alhamdulillah saya telah melakukan cash out di detik-detik terakhir sebelum akhirnya platform rasa sosial media tersebut (boleh dibilang) undur diri karena ternyata mempunyai masalah serius dengan para users. Nggak tahu gimana nasib users lain yang belum sempat ‘mencicipi’ jerih payah mereka selama menulis di sana.



Kesal dong ya begitu tahu nasib artikel saya menjadi tidak jelas di platform tersebut. Bukan apa-apa sih, masalahnya saya nulisnya tuh pake mikir dan survey membaca dari berbagai sumber. Lalu boom hilang begitu saja setelah joined selama enam bulan lebih. Kezel plus syebel pake banget. Sakitnya tuh di sini, Ferguso!

Kembali ke Pangkuan Blog

Memendam perasaan kesal karena kehilangan ratusan artikel, saya pun mengobati lara hati dengan kembali ke ‘cinta lama’ saya, BLOG. It’s like a home to me, a home where the heart is tepatnya.


Di akhir bulan Oktober tahun ini, saya memutuskan membuat blog baru dengan blog niche seputar Sirah Nabawiyyah dan Bahasa Inggris gaul, sesuatu yang mungkin jarang dilirik. Saya memulai aktivitas blogging saya di blog baru ini dengan menulis sebuah kisah.


Salah satu keinginan saya adalah menyajikan kisah-kisah generasi terbaik yang pernah dimiliki Islam sebagai bahan berkisah bagi para ibunda di rumah. Lebih dari itu, saya ingin anak-anak Muslim tidak meluli dicekoki dengan cerita-cerita khayalan yang merusak aqidah dan akhlak.

FYI, blog ini sepenuhnya dibuat oleh suami saya karena saya tidak punya banyak waktu untuk mengutak-atik blog hehehe.

Harapan

Sebagaimana yang saya tuliskan dalam 4 Target Blogging Tahun 2019, saya berharap semua target tersebut terpenuhi agar blog ini mampu menjadi umur kedua bagi saya.
Umur seseorang tidak ada yang tahu, tapi jejak digital yang baik Insya Allah akan memudahkan jalan bagi saya menghadap Rabb saya.


Dan Insya Allah saya akan memacu diri saya untuk tetap konsisten menulis minimal seminggu sekali. Untuk itulah, Insya Allah saya akan mengikuti kelas menulis online. Jadi mau tidak mau, saya harus terus menulis karena masih banyak yang harus saya tempuh di jalan ini.

# BPN2018YearInReview


Indeed, it’s such a long way to go.

Barakallahu fiik
Photo credit:
pinterest.com
Renita Oktavia
<p>A keep-learning mommy who becomes a contributor in estrilook(dot)com.</p>
https://renitaoktavia.com

7 thoughts on “Blog Kaleidoscope: It’s Such A Long Way to Go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top