Desember 5, 2018

Let’s Talk About Zodiac

Bismillah
“Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah” (QS. An Naml: 65).


Ramalan Anda minggu ini:

Taurus
Minggu ini Anda harus makan TAhU sampe muRUS. Yang tidak suka tahu, mulai detik ini harus suka.

Hai gengs, ketemu lagi dengan saya yang lagi kejar setoran buat blog challenge Blogger Perempuan Network. Alhamdulillah sudah memasuki hari ke lima belas tapi saya masih harus menyelesaikan tantangan di hari ke empat belas.
Tantangan hari ke empat belas ini adalah tentang “Zodiac kamu dan apakah sesuai dengan kepribadianmu”.


Gengs, jujur nih, siapa yang suka baca zodiac signs? Saya inget dulu waktu masih SMP, ada acara Planet Remaja yang di setiap menjelang akhir acara, ada ramalan bintang. Dan dulu saya selalu menunggu acara tersebut. Astagfirullah. Alhamdulillah sekarang udah lama taubat.


Okay, yuk kita ngulik zodiac signs.


Ramalan bintang kayaknya udah menjadi gaya hidup milenial ya. Terlebih saat menjelang tahun baru..jreng jreeeenggg…ramalan bintang akan dijembreng panjang kali lebar kali tinggi. Dan anehnya, laris manis bak kacang goreng. Tak jarang, ada sebagian kaum Muslimin yang ikut-ikutan mempercayainya, seolah hidupnya terasa kurang kalau nggak melihat, membaca, dan mendengar ramalan bintang. Naudzubillah.

Gini, sebelum kita kupas lebih detail, ada baiknya kita ketahui bahwa ilmu perbintangan dibagi menjadi dua:
1. Ilmu astronomi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang tentang benda-benda langit seperti bintang, planet, komet dsb serta fenomena-fenomena lain di luar atmosfer bumi. Ilmu pengetahuan semacam ini hukumnya mubah alias boleh.


2. Ilmu astrology, yaitu ilmu yang mempelajari gerakan-gerakan benda langit untuk kemudian diterjemahkan dengan kejadian yang ada di muka bumi dan pengaruhnya terhadap masa depan.
Ilmu astrologi ini tidak lepas dari unsur mistis dan acara ramal meramal kejadian yang akan datang. Variant-nya pun bermacam-macam, misal astrology barat, Cina, dan weda.
Zodiac merupakan tanda bintang yang didasarkan pada posisi matahari terhadap rasi bintang tertentu saat seseorang dilahirkan. Kita pasti mengenal 12 rasi bintang, yaitu Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces. 


Kedua belas rasi bintang tersebut lalu digunakan untuk meramal kehidupan seseorang. Kabar buruknya, ramalan bintang ini kalau dalam Islam dikenal dengan ilmu nujum/ ilmu perbintangan.
Kabar buruknya lagi, ilmu nujum termasuk dalam sihir.


Tragisnya, sihir ini hukumnya haram dan termasuk dalam kekafiran.


Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Siapa yang mempelajari ilmu nujum berarti ia telah mempelajari cabang dari ilmu sihir, apabila bertambah ilmu nujumnya maka bertambah pulalah ilmu sihirnya.” (HR Ahmad dengan sanad hasan).


Ramalan Bintang = Mengetahui Hal Ghaib= Ramalan Dukun
Those who practice astrology are considered fortune-tellers and those who approaches the fortune-tellers or astrologers even if he is in doubt about the truth they tell, then it is a form of shirk.


Gengs, ini pelajaran Tauhid yang sangat penting. Kalau kita percaya dengan ramalan bintang, maka secara tidak langsung kita membuat tandingan bagi Allah. Secara tidak langsung pula kita percaya bahwa ada Dzat lain selain Allah yang tahu urusan ghaib. Padahal jelas-jelas Allah berfirman:

“Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah” (QS. An Naml: 65).


Hanya Allah saja lah yang mengetahui keadaan esok hari.


Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam saja tidak mengetahui hal-hal yang ghaib, gengs. Lalu bagaimana diri kita yang hina ini bisa mengaku mengetahuinya?


“Katakanlah (wahai Muhammad): ‘Aku tidak kuasa mendatangkan kemanfaatan bagi diriku dan tidak pula kuasa menolak kemadharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan andaikata aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemadharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” [al-A’raf: 188]


Jika ada orang yang mengaku bahwa ia mengetahui hal ghaib, bisa dipastikan ia adalah seorang dukun. Dan barangsiapa yang membaca ramalan bintang, maka hal tersebut dihukumi sama dengan mendatangi dukun, sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Shalih Alu Syaikh hafizhahullah.
Hukum Membaca Ramalan Bintang

Pada dasarnya ada tiga ketentuan tentang hal ini:

1. Jika ia membaca zodiak meskipun ia tidak mempercayainya atau dengan kata lain ia hanya iseng, maka hukumnya haram dan shalatnya selama 40 hari tidak diterima. Dahsyat kan gengs akibatnya. Udah capek-capek eh ternyata gak diterima, rugi banget deh.


Jadi, meski cuma iseng atau buat seru-seruan, tetep nggak boleh ya, ladies.


Ini dalilnya:

“Barangsiapa yang mendatangi peramal, lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari.” (HR. Muslim)


2. Jika ia membaca ramalan bintang dan mempercayainya maka ia telah kufur terhadap ajaran Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.


Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Barang siapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun, lalu mempercayai apa yang diucapkannya, maka ia telah kufur dengan wahyu yang diturunkan kepada Muhammad Shallahu alaihi wasallam.” (Hadits sahih Riwayat Imam Ahmad dan Hakim).


3. Jika ia membaca dengan tujuan untuk membantah dan menentang kesyirikan, maka hukumnya wajib.
Lalu bagaimana dengan Shio, Fengshui, dan kartu Tarot?

Hukumnya sama aja dengan ramalan bintang, gengs. Sekalipun dibuat lebih modern, tetep aja sama, kan meramal nasib.
Reminder

Dear gengs,

Mereka yang mempercayai ramalan bintang, pada hakikatnya hanyalah untuk menghindari nasib buruk yang menimpa mereka. Padahal nih, segala sesuatunya telah tertulis dalam Lauh Mahfudz.


Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Allah telah menuliskan takdir seluruh makhluk 50 ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.” (HR. Muslim)

Jadi, hanya Allah saja yang mengetahui bagaimana keadaan kita kelak. Kita nggak perlu repot-repot mencari kesana kemari agar nasib kita baik, cukup bertawakkal saja kepada Allah, cukuplah Allah sebagai pelindung kita.

Allah berfirman:

“Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (Qs. Ath Thalaq: 3).


Satu lagi, apa yang Allah berikan dan tentukan buat kita adalah yang terbaik bagi diri kita sendiri. Kita tak perlu berburuk sangka kepada Allah, Dia sudah mengatur semuanya kok, kita tinggal terima saja.


Ingat gengs, sesuatu yang mungkin (kelihatannya) buruk di mata kita, bisa jadi itulah yang terbaik bagi kita. Karena segala sesuatu itu pasti ada hikmahnya, gengs.


“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah: 216)


Dan terakhir gengs, sebagai seorang Muslim, selain harus menghindari membaca ramalan bintang, hendaknya kita juga menjauhkan diri kita dari memakai aksesoris-aksesoris zodiac signs entah itu gelang, kalung, cincin, dsb. Meskipun ia tak mempercayainya karena aksesoris tersebut adalah propaganda kaum Kuffar yang ingin merusak aqidah umat Muslim.


Dah gitu aja, gengs. Ketjup manis untukmu 😘😘
Barakallahu fiik


Referensi:
1. Artikel konsultasi syariah
2. Artikel Muslimah.or.id
3. Artikel Sunnah Online


Photo credit:
pinterest.com/ We Heart It

SHARE:
Aqidah, BPN30dayChallenge2018 0 Replies to “Let’s Talk About Zodiac”